Belum genap 1 tahun sejak diterbitkannya lisensi BNSP untuk Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P1 Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta pada Februari 2025 lalu, kini LSP Unisa Yogyakarta telah menarik perhatian Institusi lain untuk datang belajar. Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P1 Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta menerima kunjungan studi banding dari Universitas Respati Yogyakarta (UNRIYO) pada Rabu, 12 November 2025 di Ruang Rapat Kaca Sisi Timur, Gedung Siti Moendjijah yang difasilitasi oleh Biro Humas dan Protokoler Universitas ‘Aisyiyah Yogyakartad dan dibersamai Dhesi Ari Astuti, S.SiT., M.Kes selaku Kepala Laboratorium. Kunjungan ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan UNRIYO dalam upaya membangun LSP baru di institusi mereka, sekaligus untuk mempelajari praktik baik yang telah dijalankan UNISA dalam satu tahun terakhir.
Pada kesempatan ini, tim LSP P1 UNISA dihadiri oleh full team yakni Ketua LSP, Endang Koni Suryaningsih, S.ST., MSc.N-M., Ph.D., Fildzah Malahati, S.Psi., M.Psi., Psikolog sebagai koordinator Adminstrasi dan Keuangan, Septianto Wikan N S.Pt., M.Biotech. Ph.D. sebagai koordinator Sertifikasi dan Standarisasi, dan Erni Saharuddin, S.Sos., MPA. sebagai Koordinator Manejemen Mutu.
Ketua LSP menyampaikan best practice berbagi pengalaman terkait proses pembentukan LSP dari tahap awal, mulai dari penyusunan dokumen kelembagaan, pemenuhan standar BNSP, hingga proses asesmen yang harus dilalui sebelum akhirnya LSP P1 UNISA resmi mendapatkan lisensi dari BNSP. Pemaparan dilakukan secara terbuka agar tim UNRIYO dapat mengetahui alur praktis dan tantangan yang mungkin dihadapi saat membentuk LSP baru. Masing-masing koordinator juga menambahkan best practice yang telah mereka lakukan sesuai dengan bidang yang mereka bawahi.
Selain proses pendirian, salah satu topik yang banyak dibahas adalah mekanisme penyelenggaraan Uji Kompetensi. Tim LSP UNISA menjelaskan alur mulai dari perencanaan skema sertifikasi, penetapan Tempat Uji Kompetensi (TUK), penugasan asesor, hingga pelaporan hasil uji kepada BNSP. Selama satu tahun berjalan, LSP P1 UNISA telah melaksanakan tiga periode Uji Kompetensi/Sertifikasi bagi mahasiswa dari sejumlah program studi.
Dalam diskusi, UNRIYO yang di hadiri oleh Staf Khusus Rektor dan Para Wakil Rektor beserta Dekan dari 3 Fakultas, juga menaruh perhatian pada pengalaman UNISA dalam mengelola hibah Sertifikasi Profesi Vokasi dari Belmawa, yang sebelumnya diterima LSP UNISA. Sebab hal ini berkaitan erat dengan sistem manajemen, meningkatkan sosialisasi, serta mendukung kegiatan branding lembaga. Pengalaman ini menjadi salah satu poin referensi yang dinilai bermanfaat bagi UNRIYO.
Kunjungan studi banding berlangsung dalam suasana ramah dan kolaboratif. Kedua pihak saling bertukar ide mengenai strategi membangun LSP yang kredibel, adaptif, dan sesuai kebutuhan dunia kerja. LSP P1 UNISA Yogyakarta menyambut baik kepercayaan yang diberikan, sekaligus berharap kerja sama ini dapat mendorong semakin banyak perguruan tinggi membangun budaya kompetensi yang kuat.
Dengan semangat “Kompeten Bersama UNISA”, LSP P1 UNISA Yogyakarta berkomitmen terus bertumbuh, memperluas jejaring, dan berbagi praktik baik demi penguatan sertifikasi profesi di Indonesia.